Tindakan, kegiatan, perkataan, sudut pandang, pola pikir, kebaikan, kejelekan, dan semua hal lain yang kita pilih membentuk kita seperti kita sekarang ini.
Berdasarkan alasannya, ada 3 jenis pilihan:
- Pilihan emosional. Pilihan dipengaruhi lebih banyak oleh perasaan, baik itu terlalu suka, terlalu benci, marah, takut, kecewa, putus asa, jatuh cinta, egois, altruisme, dendam, menggampangkan, over estimate, naluri dan perasaan-perasaan lain.
- Pilihan pasrah. Secara sadar atau tidak sadar menyerahkan kekuasaan kepada orang/pihak lain untuk menentukan pilihan kita. Pihak lain itu bisa merupakan suami/istri, pacar, pemimpin kelompok, ajaran agama, lingkungan pergaulan, keluarga, teman kantor, teman chatting, media masa, dan hal-hal eksternal yang dianggap penting lainnya.
- Pilihan logis. Lebih mendasarkan pada fakta dan logika berpikir tertentu, serta menyadari dan menerima konsekuensi dari pilihan yang diambil.
- Tidak memilih. Tidak memilih pun adalah sebuah tindakan memilih. Biasanya didasari oleh harapan/asumsi bahwa seiring berjalannya waktu, semua akan menjadi baik-baik saja.
Hidup akan lebih berwarna bila kita terlalu sering mengambil pilihan emosional.
Hidup akan cenderung terombang-ambing bila kita mengandalkan pilihan pasrah.
Hidup akan banyak penyesalan dan kesia-siaan bila kita tidak berani memilih.
Semua pilihan kembali ke kita masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar