Rabu, 18 Mei 2022

complicated

 Manusia sifatnya tidak pernah puas; menginginkan yang ideal, sementara yang ideal itu tidak pernah ada.


ada hal yang diinginkan tapi tidak bisa dilakukan.

ada hal yang tidak diinginkan tapi harus dilakukan.


terlalu banyak pilihan malah membuat bingung.


Sabtu, 05 Agustus 2017

Memanfaatkan waktu

Waktu itu sangat mahal harganya.
Yang sudah terlewat tidak akan kembali, tidak bisa terbeli dengan uang ataupun harta sebanyak apapun.

Manfaatkan waktu sebaik mungkin, isi dengan apapun yang meningkatkan kualitas hidup, atau isi dengan dzikir dan tobat.

Manfaatkan masa muda sebelum tua, masa sehat sebelum sakit, masa kaya sebelum fakir, masa luang sebelum sibuk, dan....... masa hidupmu sebelum datang kematian.

Ingatlah bahwa semua akan dimintai pertanggungjawabannya.

Selasa, 05 April 2016

manusia

Manusia lahir dalam kondisi lemah tak berdaya; lalu dia tumbuh menjadi besar dan kuat; dan setelah itu menua dan melemah kembali.

Itulah siklus fisik manusia.

Tapi dalam banyak kasus, itu juga yang terjadi pada siklus mental manusia. Orang menua and mentalnya melemah, lebih sensitif, rentan dan reaktif; seperti anak kecil tapi dengan level kecerewetan yang lebih dalam. Orang seperti ini adalah orang yang sudah berhenti belajar. Tidak mau mendengar orang lain, tidak mau menyerap ilmu baru, tidak belajar banyak dari pengalaman hidupnya; kecuali sekedarnya saja.

Pada sebagian kecil manusia, bertambahnya waktu adalah bertambahnya kesempatan untuk belajar. Manusia-manusia pilihan ini seperti kelapa yang makin tua makin banyak santannya, seperti padi yang makin berisi makin merunduk. Bertambahnya pengalaman membuat mereka semakin bijak, semakin santun dan makin bahagia.

Semoga kita termasuk dalam golongan kedua =)

Selasa, 14 Mei 2013

Masih adakah ketulusan

Tuntutan hidup makin berat.
Persaingan makin ketat.
Semua berubah dengan cepatnya.
Mereka yang tidak mau berubah akan tergilas oleh roda waktu.

Masih adakah ketulusan?

...tulus artinya baik dan sederhana.

Rabu, 06 Februari 2013

Nikmat yang sempurna

Nikmat yang sempurna tidak akan dirasakan oleh mereka yang tidak pernah menderita.

Jadi penderitaan itu tidak selalu harus dihindari; walaupun tentu saja tidak perlu dicari-cari :p
Ada susah ada senang, itulah kehidupan.

Sesuai hukum aksi-reaksi, semakin dalam dan menyakitkan penderitaan kita, maka semakin tinggi dan menyenangkan setiap nikmat yang kita rasakan.

Kecuali cinta.

Kita tidak perlu merasakan penderitaan dulu sebelum merasakan cinta yang sempurna.
Karena cinta itu ditiupkan begitu saja oleh Yang Kuasa ke hati kita, dan semuanya pun langsung menjadi indah =)

Selasa, 05 Februari 2013

Pilihan hidup

Kita adalah hasil dari pilihan-pilihan kita di masa lalu.

Tindakan, kegiatan, perkataan, sudut pandang, pola pikir, kebaikan, kejelekan, dan semua hal lain yang kita pilih membentuk kita seperti kita sekarang ini.

Berdasarkan alasannya, ada 3 jenis pilihan:
  1. Pilihan emosional. Pilihan dipengaruhi lebih banyak oleh perasaan, baik itu terlalu suka, terlalu benci, marah, takut, kecewa, putus asa, jatuh cinta, egois, altruisme, dendam, menggampangkan, over estimate, naluri dan perasaan-perasaan lain.
  2. Pilihan pasrah. Secara sadar atau tidak sadar menyerahkan kekuasaan kepada orang/pihak lain untuk menentukan pilihan kita. Pihak lain itu bisa merupakan suami/istri, pacar, pemimpin kelompok, ajaran agama, lingkungan pergaulan, keluarga, teman kantor, teman chatting, media masa, dan hal-hal eksternal yang dianggap penting lainnya.
  3. Pilihan logis. Lebih mendasarkan pada fakta dan logika berpikir tertentu, serta menyadari dan menerima konsekuensi dari pilihan yang diambil.
  4. Tidak memilih. Tidak memilih pun adalah sebuah tindakan memilih. Biasanya didasari oleh harapan/asumsi bahwa seiring berjalannya waktu, semua akan menjadi baik-baik saja.
Hidup akan menjadi lebih sederhana bila kita selalu menggunakan pilihan logis.
Hidup akan lebih berwarna bila kita terlalu sering mengambil pilihan emosional.
Hidup akan cenderung terombang-ambing bila kita mengandalkan pilihan pasrah.
Hidup akan banyak penyesalan dan kesia-siaan bila kita tidak berani memilih.

Semua pilihan kembali ke kita masing-masing.

Rabu, 19 September 2012

Cinta itu


Cinta itu datang tanpa direncana.

Tumbuh berkembang tanpa terkendali, menghanyutkan hati, mengindahkan rasa, menyehatkan raga;
orang bilang itulah fall in love.



Begitu bahagia mereka yang cintanya tumbuh sempurna
tapi begitu sengsara mereka yang cintanya terhalang, terampas atau terhempas oleh getirnya hidup;
orang bilang itulah hidup.

..

Waktu berlalu
dan cinta yang paling kuat pun mulai berkurang percikannya.
orang bilang itulah fall out of love.

Mereka yang memegang komitmen akan me-recharge, men-tune up atau memupuknya
dan yang lain akan membiarkannya melayu, menelantarkannya sampai habis menghilang musnah;
orang bilang itulah romantika.

Cinta tidak bisa dipisahkan dari hidup, bahkan jalan hidup manusia selalu tentang ada dan tiadanya cinta.