Selasa, 14 Mei 2013

Masih adakah ketulusan

Tuntutan hidup makin berat.
Persaingan makin ketat.
Semua berubah dengan cepatnya.
Mereka yang tidak mau berubah akan tergilas oleh roda waktu.

Masih adakah ketulusan?

...tulus artinya baik dan sederhana.

Rabu, 06 Februari 2013

Nikmat yang sempurna

Nikmat yang sempurna tidak akan dirasakan oleh mereka yang tidak pernah menderita.

Jadi penderitaan itu tidak selalu harus dihindari; walaupun tentu saja tidak perlu dicari-cari :p
Ada susah ada senang, itulah kehidupan.

Sesuai hukum aksi-reaksi, semakin dalam dan menyakitkan penderitaan kita, maka semakin tinggi dan menyenangkan setiap nikmat yang kita rasakan.

Kecuali cinta.

Kita tidak perlu merasakan penderitaan dulu sebelum merasakan cinta yang sempurna.
Karena cinta itu ditiupkan begitu saja oleh Yang Kuasa ke hati kita, dan semuanya pun langsung menjadi indah =)

Selasa, 05 Februari 2013

Pilihan hidup

Kita adalah hasil dari pilihan-pilihan kita di masa lalu.

Tindakan, kegiatan, perkataan, sudut pandang, pola pikir, kebaikan, kejelekan, dan semua hal lain yang kita pilih membentuk kita seperti kita sekarang ini.

Berdasarkan alasannya, ada 3 jenis pilihan:
  1. Pilihan emosional. Pilihan dipengaruhi lebih banyak oleh perasaan, baik itu terlalu suka, terlalu benci, marah, takut, kecewa, putus asa, jatuh cinta, egois, altruisme, dendam, menggampangkan, over estimate, naluri dan perasaan-perasaan lain.
  2. Pilihan pasrah. Secara sadar atau tidak sadar menyerahkan kekuasaan kepada orang/pihak lain untuk menentukan pilihan kita. Pihak lain itu bisa merupakan suami/istri, pacar, pemimpin kelompok, ajaran agama, lingkungan pergaulan, keluarga, teman kantor, teman chatting, media masa, dan hal-hal eksternal yang dianggap penting lainnya.
  3. Pilihan logis. Lebih mendasarkan pada fakta dan logika berpikir tertentu, serta menyadari dan menerima konsekuensi dari pilihan yang diambil.
  4. Tidak memilih. Tidak memilih pun adalah sebuah tindakan memilih. Biasanya didasari oleh harapan/asumsi bahwa seiring berjalannya waktu, semua akan menjadi baik-baik saja.
Hidup akan menjadi lebih sederhana bila kita selalu menggunakan pilihan logis.
Hidup akan lebih berwarna bila kita terlalu sering mengambil pilihan emosional.
Hidup akan cenderung terombang-ambing bila kita mengandalkan pilihan pasrah.
Hidup akan banyak penyesalan dan kesia-siaan bila kita tidak berani memilih.

Semua pilihan kembali ke kita masing-masing.